google.com, pub-3087982365424075, DIRECT, f08c47fec0942fa0 15 Manfaat Adas bagi Kesehatan, Salah Satunya Obati Gangguan Pernapasan - Salhinesia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

15 Manfaat Adas bagi Kesehatan, Salah Satunya Obati Gangguan Pernapasan

 Adas dikenal sebagai tanaman aromatik yang dapat digunakan sebagai benih atau ramuan. Adas, yang memiliki nama ilmiah Foeniculum vulgare mill operator, juga banyak digunakan di seluruh dunia sebagai penyegar mulut, pasta gigi, makanan penutup, antasida, dan dalam berbagai aplikasi kuliner.


Menurut Database Nutrisi Nasional USDA untuk Referensi Standar, umbi adas adalah sumber energi, nutrient C, serat makanan, kalium, dan mineral penting lainnya seperti kalsium, fosfor, dan natrium.

Ini memberikan sejumlah kecil zat besi, magnesium, seng, niasin, dan nutrient K. Tanaman ini juga mengandung nutrient B, beta karoten, nutrient A, dan flavonol. Berikut manfaat adas bagi kesehatan dilansir dari natural realities:

1. Sumber kaya Vitamin C

Satu cangkir umbi adas (87 gram), mengandung hampir 20 persen dari kebutuhan harian nutrient C, menjadikannya sumber yang cukup kaya akan nutrient bermanfaat dari makanan kita.

Nutrient C meningkatkan kesehatan sistem kekebalan tubuh secara umum, memproduksi dan memperbaiki jaringan kulit, membantu membentuk kolagen, serta melindungi dinding pembuluh darah sebagai antioksidan terhadap efek berbahaya dari radikal bebas yang sering kali dapat menyebabkan penyakit jantung.

2. Mencegah Anemia

Manfaat adas selanjutnya yakni dapat membantu mencegah pallor. Besi dan histidin, asam amino yang ditemukan dalam adas, keduanya membantu dalam pengobatan pallor.

Sedangkan zat besi adalah penyusun utama hemoglobin, histidin merangsang produksi hemoglobin dan juga membantu pembentukan berbagai komponen darah lainnya.

3. Meredakan Gangguan Pencernaan

Manfaat adas berikutnya yaitu meredakan gangguan pencernaan. Ini adalah praktik umum, terutama di anak benua India, untuk mengunyah biji adas setelah makan.

Hal ini telah dilakukan selama bertahun-tahun karena dianggap dapat memperlancar pencernaan dan menghilangkan bau mulut.

Beberapa komponen dalam minyak esensial adas adalah stimulan karena mendorong sekresi cairan pencernaan dan lambung, mengurangi peradangan di lambung dan usus, dan memfasilitasi penyerapan nutrisi yang tepat dari makanan.

Selain itu, dapat menghilangkan sembelit dan melindungi tubuh dari berbagai masalah usus yang bisa berasal dari penyumbatan. 

Ia juga memiliki sifat against asam (basa) dan banyak digunakan dalam sediaan antasida. Dalam aplikasi kuliner, itu juga digunakan sebagai bahan utama dalam banyak makanan pembuka.

4. Mengurangi perut kembung

Manfaat adas juga sangat populer sebagai antiflatulen, karena sifat karminatif dari asam aspartat yang ditemukan di dalamnya. Ekstraknya dapat digunakan oleh banyak orang, dari bayi hingga orang tua, sebagai cara untuk mengurangi perut kembung dan mengeluarkan gas berlebih dari perut.

Ini biasanya digunakan dalam pengobatan untuk mengurangi gejala dispepsia non-ulkus dan perut kembung pada bayi dan anak kecil.

5. Mengobati Sembelit

Biji adas, terutama dalam bentuk bubuk, dianggap bertindak sebagai pencahar, terutama dalam pengobatan Ayurveda. Serat membantu membersihkan usus, sedangkan efek stimulasinya membantu menjaga gerakan peristaltik usus yang tepat, sehingga membantu meningkatkan ekskresi.

Adas juga biasa ditemukan dalam obat-obatan yang mengobati sakit perut, diare, sindrom iritasi usus besar (IBS), dan masalah usus lainnya.

6. Mengurangi Penyakit Jantung

Manfaat adas selanjutnya adalah sumber serat yang bagus. Seperti yang disebutkan di atas, tetapi selain manfaat yang diberikan serat untuk pencernaan, adas juga membantu menjaga kadar kolesterol dalam aliran darah yang sehat, menurut penelitian yang dilakukan, dalam American Journal of Clinical Nutrition.

Ini berarti dapat merangsang penghapusan LDL yang merusak atau kolesterol jahat, yang merupakan faktor utama penyakit jantung, aterosklerosis, dan stroke.

7. Potensi Anti kanker

Sayur mentah itu sendiri belum banyak dipelajari sehubungan dengan perlindungan kanker. Namun, ekstrak biji adas telah dieksplorasi lebih jauh, dan temuan dari satu penelitian mengenai perlindungan kanker cukup mengesankan.

Ini menunjukkan bahwa, pada subjek hewan, ekstrak tidak hanya dapat menghambat pertumbuhan cancer, berkat konsentrasi flavonoid, alkaloid, dan fenolnya, tetapi bahkan berpotensi menjadi kemoprotektif terhadap efek berbahaya radiasi selama pengobatan kanker.

Menurut penelitian yang sama, ekstrak biji adas memiliki potensi antikanker melawan kanker payudara dan kanker hati.

8. Mengatur Tekanan Darah

Manfaat adas juga sebagai sumber potasium yang sangat kaya, yang merupakan nutrisi penting dalam tubuh kita dan sangat penting untuk sejumlah expositions penting sesuai laporan yang diterbitkan dalam Journal of Hypertension.

Salah satu atribut potasium adalah kualitasnya sebagai vasodilator, yang artinya dapat melemaskan ketegangan pembuluh darah, sehingga menurunkan tekanan darah.

Tekanan darah tinggi terkait dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk serangan jantung, stroke, dan aterosklerosis. 

Selain itu, bagi penderita diabetes, masalah tekanan darah dapat membuat pengelolaan insulin dan kadar glukosa menjadi sangat sulit dan dapat menjadi penyebab banyak komplikasi yang berpotensi mematikan.

9. Meningkatkan Fungsi Otak

Kalium, ditemukan dalam kadar tinggi dalam umbi dan biji adas, merupakan elektrolit, yang berarti memfasilitasi peningkatan konduksi listrik ke seluruh tubuh.

Hal ini sesuai dengan penelitian yang dipublikasikan di Fakultas Kedokteran Universitas Yale pada tahun 1939. Ini termasuk koneksi di dalam otak, yang merupakan papan pengatur arus listrik yang sesungguhnya.

Kalium dapat membantu meningkatkan fungsi otak dan kemampuan kognitif melalui kualitas ini. Selain itu, adas adalah vasodilator, yang berarti lebih banyak oksigen mencapai otak dan aktivitas saraf dapat bekerja secara ideal.

10. Pengobatan Diare yang Efektif

Manfaat adas juga sangat membantu dalam menyembuhkan diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri, karena beberapa komponen seperti anethol dan cineole memiliki sifat disinfektan dan antibakteri.

Beberapa asam amino, seperti histidin, dapat membantu pencernaan dan berfungsinya sistem pencernaan, sehingga membantu menghilangkan diare akibat gangguan pencernaan. Adas telah lama digunakan oleh budaya asli sebagai cara untuk menghilangkan diare.

11. Meredakan Gejala Kolik

Ada penelitian yang menunjukkan bahwa teh natural yang dibuat dengan berbagai ramuan termasuk minyak adas dan minyak adas berpotensi meredakan gejala kolik.

Adas memiliki kualitas antispasmodik tertentu yang juga membantunya mengendurkan otot dan mengurangi ketidaknyamanan yang terkait dengan kolik. Molekul polimer dan berat berguna dalam pengobatan kolik ginjal.

12. Meningkatkan Imunitas

Adas kaya akan banyak nutrisi termasuk nutrient C membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari infeksi dan kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

13. Mengatur Menstruasi

Adas juga merupakan emmenagogue, artinya dianggap meredakan dan mengatur menstruasi dengan mengatur tindakan hormonal dalam tubuh dengan benar.

Selain itu, adas digunakan di sejumlah produk konsumen untuk mengurangi efek PMS, dan juga digunakan secara tradisional sebagai pereda nyeri dan agen relaksasi untuk wanita menopause.

14. Perawatan mata

Memasukkan adas ke dalam makanan dapat membantu melindungi mata dari peradangan, serta membantu mengurangi gangguan yang berkaitan dengan penuaan dini dan degenerasi makula.

Ini karena banyaknya antioksidan (nutrient C dan asam amino seperti arginine sangat bermanfaat untuk peremajaan jaringan dan pencegahan penuaan), detoksifikasi, dan stimulan. 

Mereka secara khusus ditemukan dalam minyak esensial adas, serta mineral seperti kobalt dan magnesium. Terakhir, sari daun dan tanamannya sendiri dapat dioleskan secara eksternal ke mata untuk mengurangi iritasi dan kelelahan mata.

15. Mengobati Gangguan Pernapasan

Manfaat adas terakhir yaitu untuk gangguan pernapasan seperti hidung tersumbat, bronkitis, dan batuk karena adanya cineole dan anethole, yang bersifat ekspektoran, di antara banyak manfaat lainnya.

Biji adas dan bubuknya dapat membantu memecah dahak dan mendorong pelonggaran racun. Juga, penumpukan di tenggorokan dan saluran hidung untuk dikeluarkan dari tubuh guna memastikan pemulihan yang cepat dari kondisi pernapasan.

Posting Komentar untuk "15 Manfaat Adas bagi Kesehatan, Salah Satunya Obati Gangguan Pernapasan"